Buku ini secara khusus mama persembahkan sebagai permintaan maaf mama kepada kalian. karena mama merasa kurangnya mengupayakan
waktu untuk kalian mengenal Opa secara optimal.
Tapi, sejujurnya, mama sendiripun baru sadar, pengenalan mama akan Opa, tidak berbeda banyak dengan kalian. Sesaat setelah Opa meninggalkan kita, dari apa yang diceritakan tamu-tamu yang melayat maupun yang menyampaikan ucapan belasungkawa melalui telepon/WA, barulah terungkap, masih ada begitu banyak sisi diri Opa yang kita sama-sama tidak tahu.
Hal itu memicu mama, untuk menghubungi sahabat dan kerabat Opa, meminta kesediaan mereka untuk berbagi kenangan mereka tentang Opa.
Sayang banyak sahabat-sahabat Opa (baik yang sebaya maupun yang lebih muda) sudah mendahului Opa.
Tapi mama tetap bersyukur, hampir semua yang masih ada menyambut baik permintaan mama, bahkan mereka membantu mereferensikan nama-nama lain yang bisa mama minta berbagi kenangan tentang Opa juga.
Dan inilah hasilnya, sebuah buku, yang semoga menginspirasi kita semua untuk bisa mengikuti teladan Opa, menjadi berkat bagi orang-orang yang Tuhan tempatkan di sekitar kita.
Love,
Mama (Roosmala)
Tinggalkan komentar