by Roosmala
Oh Tuhan pakailah hidupku
Selagi aku masih kuat
Bila saatnya nanti
Ku tak berdaya lagi
Hidup ini sudah jadi berkat
Penggalan salah satu lagu sejuta umat Kristen itu acapkali mengganggu mama. Sepertinya kalau kita sudah tidak berdaya (tidak muda / tidak kuat) tertutuplah kesempatan untuk bisa jadi berkat. Hati kecil mama mengatakan itu anggapan yang keliru, dan seiring dengan dipanggil pulang-Nya Opa, mama semakin yakin, memang ada kata-kata yang kurang pas dalam lagu tersebut.
Dari cerita para tamu yang melayat Opa, dari ucapan duka yang mengalir dan dari tulisan-tulisan tentang Opa yang mama baca, terbukti sejak masa mudanya dan bahkan sampai akhir hayatnya, Tuhan masih koq memberikan kesempatan kepada Opa untuk tetap bisa melayani-Nya.
Mayoritas cerita pastinya seputar kebiasaan Opa tiba-tiba datang ke rumah mereka, membawakan berbagai jenis makanan hasil masakannya, tetapi ada juga cerita-cerita lain yang membukakan mata mama, bahwa dengan fisik yang kian melemah seiring dengan bertambahnya usia, ternyata Opa tetap bisa menjadi berkat bagi orang-orang di sekitarnya. Baik sahabat yang telah dikenalnya lebih dari setengah abad, maupun orang-orang yang baru beberapa tahun ditemuinya di berbagai kesempatan. Baik mereka yang umurnya sebaya dengan Opa, maupun mereka yang dari sudut umur, pantas menjadi anak, bahkan menjadi cucu Opa, karena umurnya sebaya dengan kalian.
Kita tentu saja tidak berhak mengganti lirik dari lagu di atas, tapi semoga apa yang sudah dilakukan Opa menginspirasi kita untuk selalu bersemangat melayani Tuhan, dalam segala keadaan, dalam segala situasi, dalam segala kondisi, dalam segala musim kehidupan kita.
Oh Tuhan pakailah hidupku, selagi aku masih kuat, maupun saat kusudah tidak berdaya lagi. A…a…min ….
Tinggalkan komentar