Bimbingannya Menguatkan Fondasi Iman Saya

by Hawmara Suciano

Mengenang Bpk. Pdt. TS.Iskandar yang saya kasihi yang telah berpulang kerumah Bapa di surga pada hari Rabu tanggal 12 Januari 2022.

Saya, Hawmara Suciano adalah salah seorang dari sekian banyak jemaat GKI M. Yusuf yang telah mendapatkan bimbingan katekisasi dari Pdt. TS. Iskandar pada tahun 1989 dengan panduan Alkitab ditambah buku Intisari Iman Kristen karya Dr. B.J. Boland.

Saya bersyukur sejak kecil sudah ikut sekolah minggu yang ada di dekat rumah dan merasakan sukacita dalam hati mengenal Tuhan Yesus, namun masih kurang begitu paham apa korelasinya penyaliban Tuhan Yesus dengan hidup saya pribadi, mungkin karena saya sempat “lari” selama 11 tahun tidak berbakti kepada Tuhan.

Sampai ketika saya ikut katekisasi dibawah bimbingan Bpk. Pdt. TS. Iskandar, beliau bertanya : “Apa buktinya bahwa Allah mengasihi manusia?”

Pada saat itu saya hanya  menjawab dengan hal-hal yang bersifat menguntungkan secara pribadi. Padahal apa yang baik yang saya dapatkan dari Tuhan belum tentu orang lain mendapatkan hal yang sama. Singkat kata beliau menjelaskan…

Bukti bahwa Allah mengasihi manusia adalah : “DIA rela berkorban untuk menyelamatkan manusia yang telah jatuh dalam dosa dan bagi setiap orang yang percaya dan menerima  Yesus Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamatnya akan beroleh hidup kekal”

Beliau memberikan gambaran tentang kehidupan sehari-hari yang membuat kita mudah untuk mengerti. Saya sangat bersyukur atas pengertian yang saya peroleh bahwa Tuhan tidak hanya mengasihi kita dengan pemeliharaan-Nya setiap hari namun juga dengan bukti kerelaan-Nya turun ke dunia ini bahkan turun ke dunia orang mati sekalipun harus melalui jalan Salib yang sangat mengerikan dengan siksaan begitu dahsyat, semua dijalani-Nya untuk membuktikan kasih-Nya yang rela berkorban bagi semua orang dan sekaligus membuktikan bahwa kematian bukan akhir dari segalanya karena kuasa maut telah dikalahkan dengan kuasa kebangkitan-Nya.

Yesus Kristus Anak Tunggal Allah telah bangkit sebagai manusia yang pertama, yang sulung untuk hidup kekal demikian juga kelak kita sebagai anak- anak angkat-Nya memiliki masa depan untuk hidup kekal bersama-Nya.

Hal ini membuat fondasi iman saya dikuatkan dan saya merasa sangat diberkati Tuhan melalui bimbingan Bpk. Pdt. TS. Iskandar.

Oom (Iskandar), adalah panggilan atau sapaan akrab saya kepada beliau yang juga pandai memasak dan suka berbagi, masakannya enak..👍  Kadang beliau telepon minta pembantu saya datang kerumahnya Jl. Ciung 10 untuk mengambil masakannya karena rumah saya pun tidak jauh dari situ.

Beliau juga penuh perhatian terhadap orang tua yang harus hidup tanpa bisa bertemu atau berkumpul dengan anak-anaknya karena anak yang beranjak dewasa dan kemudian membangun kehidupan rumah tangga nya masing-masing.           

Oom Iskandar adalah seorang yang supel dan bicara jujur apa adanya kadang diselingi dengan guyonan yang membuat suasana ceria dan tidak kaku.

Pernah sekali waktu saya diajak beliau untuk menemaninya ke undangan soft / grand opening Kedai Nyonya Rumah Jl. Trunojoyo. Disana saya diperkenalkan sebagai anaknya kepada Tante Julie ownernya. Wahhh…..saya jadi anak pendeta…🤠

Tidak sedikit dalam perjalanan hidup ini saya merasa sangat diberkati Tuhan melalui pelayanan Bpk. Pdt. TS. Iskandar baik melalui khotbahnya maupun ketika bertemu langsung secara pribadi atau melalui medsos dan kesempatan lainnya.

Saat mendengar Oom Iskandar meninggal, tiba-tiba saya merasa sedih dan sangat kehilangan, sempat ada rasa menyesal karena saya tidak selalu bisa care terutama karena adanya pandemi covid. Saya menjaga jarak karena hampir tiap hari saya berinteraksi sosial dengan tidak sedikit orang, tentunya saya khwatir bertemu Oom Iskandar yang sudah cukup lanjut usia. Takut membawa virus, namun apapun yang terjadi tentunya Tuhan memberi yang terbaik untuk kita semua walaupun adakalanya tidak sesuai harapan kita.

Terima kasih Oom Iskandar… telah menjadi berkat bagi banyak orang.

Selamat jalan dan beristirahat dalam damai bersama Bapa di surga.

We always love you. 🙏

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai