by Evie Hirawan
Boksu adalah pribadi yang penuh perhatian.
Waktu kami mau pindahan rumah, Boksu kirim pembantunya (Aan) untuk bantu-bantu dalam banyak hal, antara lain pack dan unpack barang-barang pecah belah.
Setelah itu, sekalipun kami sudah pindah, jauh dari Bandung, setiap kali kami datang ke Bandung, Boksu selalu menyempatkan datang mengunjungi kami. Tentunya sambil membawa masakan, buatannya.
Boksu bukan hanya memperhatikan hal-hal besar. Hal sepelepun tak luput dari perhatiannya. Satu yang menjadi kenangan manis untuk saya adalah, waktu kami meninggalkan rumah untuk mengunjungi anak kami di America, Boksu membelikan kelinci-kelinci, kata Boksu biar kelincinya yang “merawat rumput” kebon belakang rumah kami, selama kami tidak ada.
Kreatif dan lucu ya Boksu , sampai terpikir beli kelinci…..😊😊
Boksu juga pribadi yang bijaksana dalam memberi nasehat/ input.
Waktu kami mau beli rumah baru, kami ajak Boksu untuk ikut memberikan pertimbangan, dan Boksu memberi input yang sangat masuk akal.
Cerita-cerita saya di atas hanyalah sebagian kecil dari sekian banyak kenangan-kenangan pribadi saya bersama boksu.
Selebihnya, secara umum, bagi kami Boksu adalah pribadi yang selalu berusaha melakukan ajaran Tuhan, berani dan mau menegur bila ada orang yang “salah”,
Penuh perhatian, hangat, pinter, bijaksana, humble, kreatif dengan talenta-talenta yang dianugrahkan Tuhan.
Trimakasih Tuhan kami boleh mengenal seorang hambaMU yang taat, yang setia melakukan ajaran-ajaranMu, yang senantiasa berbagi kasiMu kepada semua jemaat, khususnya kami. Terima kasih Boksu, Selamat beristirahat dengan damai di rumah Bapa Surgawi
Tinggalkan komentar