by Gustiana
Teringat Natal di awal tahun 2000-an, waktu itu GKI Maulana Yusuf memakai
pohon asli dan hiasan sumbangan dari jemaat.
Seperti biasa yang bertugas menghias pohon Natal adalah kami, guru-guru Sekolah Minggu. Nah yang mengejutkan, waktu kami buka dus hiasan sumbangan jemaat itu. Woowww isinya hiasan yang besar-besar, jenisnya banyak dan dari tampilannya tampak mewah bergaya Barat.
Kami senang sekali… hiasan yang kami terima itu jumlahnya sangat banyak, jadi selain untuk menghias pohon Natal, kami gunakan juga untuk mendekor pilar, dinding, langit-langit dan koridor gereja. Meriahlah pokoknya.
Saat itu Sekolah Minggu belum punya gedung sendiri, jadi acara Natal Sekolah Minggu untuk semua kelas diadakan di gereja. Saya sedang aktif-aktifnya melayani sebagai Guru Sekolah Minggu. Senang rasanya Natal tahun itu dekornya meriah dengan hiasan-hiasan indah sumbangan jemaat tersebut. Sayang waktu itu camera HP belum terlalu populer, jadi saya tidak punya fotonya,
Setelah masa Natal berlalu, dan kami menurunkan semua dekor dan hiasan Natal sumbangan jemaat itu kami bagi-bagi. Saya dapat satu yang bagus dan besar, dan setelah lewat belasan tahun kemudian, saya baru tau, ternyata jemaat yang menyumbang hiasan-hiasan Natal istimewa tersebut adalah Pdt T.S. Iskandar, dan itu semua buatan beliau sendiri .., wowwww ….
Tinggalkan komentar