Sekarang Kakimu ada Berapa ?

by Roosmala

Ini namanya Ibu Sukardi, usianya 88 tahun. Berjalan tertatih-tatih, dibantu tante Indri (teman papa), beliau maju dan untuk beberapa saat berdiri di depan peti mati Opa, untuk memberikan penghormatan terakhir kepada Opa.

Dari hasil nguping mama saat beliau ngobrol dengan tante Lili dan tante Indri, inilah beberapa hal yang mama bisa share ke Edo dan Ade :

  1. Dulunya ibu Sukardi adalah seorang Muslim, sementara suami dan anak-anaknya beragama Kristen.
  2. Ibu Sukardi kenal Opa sejak anak-anaknya masih kecil-kecil, karena walaupun dia seorang Muslim, tapi dia selalu menemani suaminya beribadah di GKI Juanda.
  3. Ibu Sukardi terkesan dan merasa berhutang budi kepada Opa, karena perhatian Opa yang besar pada Tari (anaknya) maupun pada dirinya.
  4. Perhatian kepada Tari ditunjukkan Opa antara lain dalam bentuk: tidak akan membiarkan Tari pulang sendiri (naik motor ?) kalau ada kegiatan malam hari di gereja, Opa harus memastikan ada anak pemuda yang mengawal Tari pulang (salah satu nama yang disebut ibu Sukardi sebagai pengawal yang ditunjuk Opa adalah nama om Ilik .. ha3x sebenarnya info ini ga penting-penting amat ya. Om Ilik ataupun anak pemuda yang  lain sama aja. Tapi namanya juga hasil nguping, bisa dapat info sekecil apapun, rasanya udah bangga aja deh 😀)
  5. Perhatian kepada dirinya sendiri, menurut ibu Sukardi ditunjukkan Opa dalam bentuk kesetiaan dan kesabaran Opa untuk memperkenalkan Tuhan Yesus, sampai akhirnya dirinya mantap memutuskan untuk menjadi pengikut Tuhan Yesus yang setia
  6. Kalau Opa ketemu ibu Sukardi (sampai sebelum pandemi, mereka masih sering ketemu di gereja) selalu bertanya : “sekarang kakimu ada berapa ?”  Karena ibu Sukardi udah pakai tongkat, jadi kata Opa, ibu Sukardi kakinya 3.  Lucu ya, candaan sesama lansia berkaki 3 😀

Tinggalkan komentar

Rancang situs seperti ini dengan WordPress.com
Mulai