by Jeffry Muljono
Saya mengenal Bapak Pdt TS Iskandar sekitar thn 1970 dari kakak saya almarhumah Ibu Rosalin Theophillus Sutami. Saya sendiri menganut agama Katholik, sementara waktu itu Ibu saya baru menjadi simpatisan agama Protestan, dan beribadah ke gereja yang sama dengan gereja kakak saya, dimana pendetanya adalah Pdt Iskandar, dan biasanya kalau ibu ke gereja, saya selalu menemaninya.
Saya sangat terkesan dengan Pdt Iskandar, setiap bertemu di gereja, beliau selalu menyapa saya dan ibu saya, padahal kami bukan jemaatnya dan waktu itu kamipun hidup dalam keadaan sangat miskin.
Sering juga beliau berkunjung ke rumah kami untuk melawat ibu saya yang sudah kurang baik mobilitasnya, sampai akhirnya Ibu saya bulat tekadnya untuk memeluk agama Kristen, dan beliau dibaptis oleh Pdt Iskandar.
Pada waktu Ibu saya meninggal, bulan Maret 1978, Pdt Iskandar jugalah yang memimpin Kebaktian Penghiburan sampai saatnya ibu saya dimakamkan.
Dari perkenalan dan pergaulan itu, saya punya kesan yang sangat positif terhadap Pdt Iskandar, beliau adalah orang yang ramah, rendah hati dan bersahabat (warm). Saya sangat terkesan dan berterimakasih atas perhatiannya, khususnya kepada ibu saya di masa tuanya.
Sampai tahun-tahun terakhir, walaupun kami sudah tidak bertemu di gereja, kami masih tetap berkomunikasi, saling menanyakan kabar dan juga berkirim kartu ucapan.
Semoga alm Pdt TS Iskandar beristirahat dengan tenang bersama istri yang telah mendahuluinya .
Semoga keluarga yang ditinggalkan tetap dalam damai Kristus , Amen.
Tinggalkan komentar