by Octivana Saphala
Kenal Opa Tjin Tjwan tentu saja dari kecil, karena istri Opa adalah adik dari oma saya.
Tetapi secara personal, saya baru lebih mengenal Opa sejak saya kuliah di Bandung tahun 2006-2010. Waktu itu saya kost di rumah keluarga tante Lili(anak Opa), yang juga ditempati oleh Opa.
Salah satu ingatan yang berkesan buat saya, Opa sudah hampir 80 tahun tapi masih nyetir sendiri, walaupun sepertinya sih ini karena Opa bandel aja 🙈
Opa tuh hobby mengundang orang makan-makan makanan yang dimasaknya sendiri. Kadang kalau ada acara, saya sebagai anak kost yang tinggal di lantai 2, suka dipanggil turun … dan akhirnya berkenalan dengan bistik lidah.
Seumur hidup baru waktu kost itulah saya makan lidah, itupun karena awalnya saya kira itu bistik daging biasa 🙂 ..
Thanks to Opa. Kalau bukan karena Opa, mungkin sampai hari ini saya tidak akan berani mencoba makan lidah dan tidak akan tau betapa lezatnya bistik lidah ha … ha …
Selain moment-moment sewaktu kos, memory paling berkesan dan special bagi saya adalah Opa itu pendeta yang membawakan firman untuk bekal pernikahan di malam midodaren saya (2016) dan midodaren mami (1987).
Tinggalkan komentar