by Budiman Budiharto
Saya mengenang pdt Iskandar dalam dua hal yaitu pertama sebagai seorang Pendeta dan kedua sebagai seorang organisator.
Yang pertama, saya terutama menilai dari khotbah-khotbah, juga dalam upacara gereja lainnya. Kepemimpinannya dalam rapat-rapat majelis yang saya alami waktu saya duduk di majelis.
Yang kedua, adalah keberhasilan dalam kontribusi pembangunan gedung gereja.
Sungguh merupakan kinerja dari koordinasi banyak orang,
Semoga Allah memberkatinya.
Selamat jalan pak Pendeta, Rest in Peace
Tinggalkan komentar