Kategori: Uncategorized
-
Ingat Kamu Nanti Juga Menjadi Tua
by R Urip Pramono Pdt Em TS Iskandar almarhum adalah seorang pribadi yang layak diteladani karena dia sangat meneladani Tuhan Yesus. Saya mengenal dan berhubungan dekat dengan beliau sejak tahun 1978 dan pertemuan kami terakhir kalinya adalah hari Minggu – 3 hari menjelang beliau dipanggil Tuhan. Sebagai hamba Tuhan, dalam pelayanannya selalu memikirkan masalah jemaat,…
-
Walaupun Kami Bukan Jemaatnya
by Jeffry Muljono Saya mengenal Bapak Pdt TS Iskandar sekitar thn 1970 dari kakak saya almarhumah Ibu Rosalin Theophillus Sutami. Saya sendiri menganut agama Katholik, sementara waktu itu Ibu saya baru menjadi simpatisan agama Protestan, dan beribadah ke gereja yang sama dengan gereja kakak saya, dimana pendetanya adalah Pdt Iskandar, dan biasanya kalau ibu ke…
-
Setia, Kreatif, Suka Berbagi
by Wiwih Natapermana Tidak terasa 57 tahun sudah saya mengenal almarhum Pdt. TS Iskandar dan istri, almarhumah Ibu Louisa Sidharta serta 2 anak, Lily dan Davey, saat beliau yang saya panggil Boksu mulai melayani sebagai pendeta di GKI Kebonjati tahun 1965, dengan pelayanan GKI Kebonjati wilayah Bandung Utara, yang kemudian menjadi jemaat dewasa, yaitu: GKI…
-
Bisa Juga Tidak Diberi Momongan !
by Sylvie Tampubolon Saya dan alm suami mengenal Alm Pdt Em. TS Iskandar sekitar 40 tahun yang lalu, sebagai pendeta yang akan memberkati pernikahan kami Dr percakapan pastoral tsb, kami dibekali banyak hal untuk memasuki sebuah rumah tangga Kristen. Saya mendapat kesan beliau adalah seorang pendeta yang tegas, bahasa nya lugas dalam berbicara dan teguh…
-
Boksu
by Kristian R.H.H. Pendeta (E.M) T.S Iskandar, terbiasa dipanggil oleh orang orang dekat dan mengasihinya dengan sebutan BOKSU. Bagiku, beliau tidak sekedar sosok pemimpin gereja, melainkan juga sebagai “bapak atau pembina mental spiritual” yang sederhana, tetapi sikap dan ucapannya berkualitas sangat baik dan yakin seringkali dihayati mendalam oleh banyak orang yang belajar, mendengar dan berdiskusi…
-
The Simple Yet Meaningful Touch
by Adrian Tirtadjaja 11 Januari 2022 : saya ada tugas kantor untuk meeting di Bandung. Terbersit niat ingin sekalian menengok Pdt Iskandar. Lalu saya bicara sama tim saya yang ikut dalam mobil saya: “Eh, besok saya mau mampir ke rumah teman saya. Kamu ikut aja ya .. sebentar” Tetapi besoknya (12 Januari 2022) saya mengurungkan…
-
Ubi Cilembu Untuk Bapak
by Samuel Sugino Saya kenal dengan bapak Iskandar lebih dari 40 tahun yang lalu, waktu saya masih bekerja sebagai pembantu di rumah keluarga ibu Lian., yang adalah kawan bapak Iskandar. Bapak Iskandar membuat saya kagum, karena setiap bertamu ke rumah majikan saya, beliau selalu menyapa saya juga, padahal saya hanya seorang pembantu. Awalnya saya adalah…
-
Rajin Mengunjungi Pasangan Muda
by Hendri Halim Saya mengenal Pdt. T.S. Iskandar sebagai pendeta yang melayani di GKI Juanda (Aula Lyceum) sewaktu masih duduk dibangku sekolah SMAK Dago. Sesekali pernah ikut ibadah hari Minggu di GKI Juanda dan mendengar kotbah dari pdt. Iskandar karena saat itu saya belum menjadi orang Kristen atau belum mengenal dan menerima Yesus Kristus sebagai…
-
Boksu Merawat Papah Saya
by Slamet Mustangin Banyak pengalaman dan kenangan semasa boksu masih hidup, tangannya selalu terbuka untuk menolong orang lain, termasuk saya. Salah satu yang tak akan mungkin bisa saya lupakan adalah perhatian boksu pada Papah saya. Waktu itu tahun 1991, kami memutuskan untuk menetap di America, dan karena saya adalah anak tunggal, maka sayapun mengajak Papah…
-
Beliau Tidak Mau Diistimewakan
by Jeffrey Samosir Ketika kakak, adik, dan saya mulai sekolah Bandung tahun 1985, kami menjadi simpatisan di GKI Juanda. Tak lama kemudian, orang tua menyarankan agar kami pindah keanggotaan dari gereja asal dan menjadi anggota GKI Juanda, sekarang GKI Maulana Yusuf. Itulah awal saya mengenal Pdt. Iskandar. Intens mengikuti kegiatan ekstra di kampus, saya tidak…