
1932 – 2022

Keluarga
- TSI lahir di Malang pada tanggal 15 November 1932 dengan nama Tjioe Tjin Tjwan.
- Menikah dengan Luisa Sidharta (Sie Kiok Loei) pada tanggal 31 Maret 1962.
- Memiliki dua anak dari pernikahannya, Lili Wurjani dan David Gemilang.
- Lili menikah dengan Andito Wibisono Hendrohusodo, dan dikaruniai 3 anak, Indra Wisesa, Arya Nugraha dan Reza Prasatya.
- David menikah dengan Roosmala Djayasukmana dan dikaruniai 2 anak, Andrew Jonathan dan Andrea Nathania. Andrew menikah dengan Elvina Evania dan dikaruniai seorang anak, Tobias Gaiara.

Pendidikan
- TSI menempuh Sekolah Dasar antara tahun 1932-1941 di Hollandse Chinese School II (HCS II) di Malang hingga kelas 3, ketika itu keadaan genting dan melawan Jepang, dan Jepang kemudian mendarat dan menguasai Indonesia.
- TSI melanjutkan pendidikan antara 1942-1945 di sekolah Chung Hua Chiau Tung, yaitu sekolah peralihan khusus yang menggunakan bahasa Mandarin sebagai bahasa pengantar dan juga Bahasa Jepang.
- Selesai Perang Dunia II, TSI melanjutkan sekolah dasar di Christelijke Algemene Lagere School antara tahun 1945-1949.
- TSI kemudian melanjutkan pendidikan di SMP Kristen Jl. Semeru, Malang, sebelumnya bernama Christelijke Midelbare School, dengan pengantar Bahasa Belanda.
- Antara tahun 1952-1955, TSI bersekolah di SMA Negeri Jl. Alun-alun Bunder, Malang.
- TSI memilih melanjutkan pendidikan tinggi di Sekolah Tinggi Theologia (STT) jl. Proklamasi 27, Jakarta hingga lulus dengan gelar Sarjana Theologia (S.TH)
- TSI sempat selama 10 bulan mengikuti Post Graduate Studies di Reformed Theological College di Geelong, Australia antara 1970-1971.

Pelayanan
- Pada tanggal 5 Juli 1962, TSI ditahbiskan sebagai Pendeta untuk melayani jemaat GKI Pengampon, Cirebon.
- Pada bulan Januari 1965 TSI dipindahkan ke Bandung dan melayani GKI Kebonjati.
- Sejak 21 November 1965 melayani di POS PI Dago (Bandung Utara), cikal bakal GKI Juanda yg kemudian berubah nama menjadi GKI Maulana Yusuf. TSI melayani disini hingga memasuki masa emiritasi pada tahun 1992.
- Ikut mendirikan Yayasan Pemakaman dan Kremasi Bumi Baru
- Ikut mendirikan Yayasan Penerbitan dan Toko Buku Pelita
- Anggota redaksi majalah Gerejawi Pelita, kemudian menjadi Genta Kelana
- Ikut mendirikan pelayanan Audio Visual Ichthus
- Mengajar mata kuliah Agama Kristen di Universitas Kristen Maranatha, Bandung.
- Ikut mendirikan dan menjadi penasehat Yayasan Manula Dorkas